Doanya Salah? Masa Sih?

 


Ada hal menarik saya dari cerita seorang perempuan menangkap basah sang suami bermain serong dengan seorang rekan kerjanya lebih dari satu kali. 


Dari beragam reaksi netizen yang mendukung atau menentang perempuan tersebut, ada juga yang malah fokus ke doa sang istri kala belum menikah. Sang istri berdoa semoga dia bisa menikah dengan sang suami dan permasalahan hutang sang istri bisa lunas.

 

Sebenarnya, tidak ada yang salah dari doa tersebut, bukan?

 

Meski demikian, reaksi netizen setelah tahu doa tersebut menarik perhatian saya. Mereka pintar sekali beri kesimpulan sang istri mendapat permasalahan ini akibat dari doanya sendiri. 


Ada juga yang menilai perempuan ini terlalu kekeuh hidup bersama sang suami, meskipun suaminya sudah selingkuh lebih dari satu kali.

 

Saya sadar kalau urusan rumah tangga, saya bukan ahlinya. Punya pacar saja belum, hehehe (numpang promosi, yes! 😋) 


Meski begitu, menurut saya tidak elok kita sibuk menyalahkan apa yang sudah dilakukan sang istri tanpa melihat permasalahan sebetulnya: Perselingkuhan sang suami. 


Kalau saja lelaki ini tak melakukan hal keji seperti itu, dia tak akan terancam kehilangan keluarga kecilnya. Ternyata perilaku ini menghadirkan ketidakpercayaan pada diri sang istri.


Bicara tentang doa, ada yang perlu kita ingat tentang doa: Ucapkan doa kita dengan sepenuh hati kita. Doa yang kita ucapkan adalah sebuah cara menghubungkan diri kita dengan Tuhan. Baik saat kita merasa senang, mau pun saat kita merasa sedih. Kita menaruh kepercayaan akan kehidupan kita pada tanganNya. 


Sekalipun hasil doa kita terkesan membawa kesedihan, tak elok bagi kita menyalahkan pokok doanya. Barangkali itu sebuah caraNya supaya kita terhindar dari rasa sakit. 


Tidak ada seorang manusia tahu ke mana sang pencipta mengarahkan kehidupan kita.


Dia tidak pernah menilai doa yang kita panjatkan salah atau benar. 

 

Dia ingin bisa berkomunikasi dengan kita.

 

Bukankah itu jauh lebih penting?


 

Terima kasih sudah menyempatkan untuk membaca! Sampai bertemu di postingan blog berikutnya!

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer