Asyik, Naik Transportasi Umum!
Saya perlu ucapkan terima kasih pada seorang teman pelayanan di gereja lama saya. Dirinya berusia sekitar enam tahun lebih tua dari saya. Karena selalu mendengar ceritanya naik transportasi umum kala dirinya masih kuliah, saya tertarik untuk menaiki transportasi umum saat pulang ke rumah.
Keinginan tersebut baru bisa saya wujudkan ketika saya jadi mahasiswi di Universitas Katolik Atma Jaya (di tahun 2012). Transjakarta adalah transportasi umum yang dekat dari kampus dan benar-benar dekat dengan rumah saya (yang sekarang semakin terjangkau kalau naik kereta MRT). Awalnya, ada rasa was-was kala mencoba pertama kali mengantri dan menunggu bus rute 1A (Blok M-Kota). "Nanti aman gak ya?", pikir saya saat itu.
Ternyata pengalaman pertama saya berjalan sangat baik. Saya sampai di halte bus Blok M dengan selamat. Sejak saat itu, saya ketagihan naik transportasi umum. Ada kalanya saya pulang kuliah naik mobil pribadi, ada kalanya juga naik bus Transjakarta.
Lama-lama saya sudah pergi keliling Jakarta dengan transportasi umum seperti bus Transjakarta dan kereta MRT. Dari pergi ke Lebak Bulus, Pasar Bunga Rawa Belong, Kota Tua, Ancol, sampai Pluit. Kebiasaan naik transportasi umum tersebut selalu menyenangkan bagi saya. Setiap kali naik bus Trans Jakarta, misalnya, ada kalanya melihat kemacetan. Sering kali bus yang saya tumpangi ramai, apalagi saat bus menghampiri halte Bundaran H.I. dan Kota.
Mengapa saya bilang "menyenangkan"? Karena setidaknya, saya bisa tahu rasanya pergi ke sebuah tujuan selain dengan kendaraan pribadi. Menaiki transportasi umum juga menambah pengalaman hidup dan membuka mata tentang kehidupan masyarakat sebuah kota.
Itulah pengalaman-pengalaman menarik saya setiap menaiki transportasi umum, namun apa benar semenarik itukah menaiki transportasi umum di Indonesia?
Apakah
Transportasi Umum Kita Sudah Memadai?
Sesungguhnya, Indonesia sangat mampu menyediakan transportasi umum bagi masyarakat. Masyarakat bisa memilih untuk naik bus, kereta, ataupun angkutan kota untuk menuju tempat tujuan mereka.
Meski begitu, permasalahan berkaitan transportasi umum di Indonesia tidak main-main bessarnya:
- Kualitas transportasi dan fasilitas ruang publik yang tidak memberikan rasa aman dan nyaman
- Keberadaan transportasi umum belum merata di seluruh Indonesia
- Permasalahan di atas sangat tergambar dan entah mengapa sulit rasanya terselesaikan.
Beragamnya pilihan transportasi umum sudah terlihat pada kota-kota besar. Sayangnya, keberagaman jenis transportasi tidak beriringan dengan kondisi sarana pendukung transportasi umum tersebut.
Contoh dari ketidakbersinambungan antara transportasi umum dengan sarana pendukungnya:
- Banyak halte bus yang tidak memadai menampung penumpang saat mereka masuk/keluar bus
- Kurang maksimalnya kereta KRL mengangkut para penumpang karena masih terbatasnya ketersediaan kereta
- Jadwal kedatangan transportasi umum masih sulit ditentukan secara pasti
Selain dari sisi kualitas dari armada transportasi umum, kita masih bisa melihat belum meratanya keberadaan trasnportasi umum dari satu kota dengan kota yang lainnya.
Berdasarkan dari pengamatan pribadi, perkembangan transportasi umum bagi masyarakat hanya terasa di kota-kota besar, seperti di Jakarta dan Semarang.
Sedangkan, transportasi umum di kota-kota kecil masih bermasalah di mana tipe transportasi yang ada masih sedikit. Masih dominannya penggunaan kendaraan seperti yang terjadi di kota Malang merupakan contoh nyata masih belum meratanya armada transportasi umum di seluruh kota di Indonesia.
Cara Kita Bisa Menarik Minat Untuk Naik Transportasi Umum
Agar transportasi umum bisa digunakan oleh masyarakat, pemerintah merupakan pihak utama supaya masyarakat tertarik menggunakan transportasi.
Solusi-solusi untuk pemerintah supaya menarik masyarakat menggunakan transportasi umum:
- Mengenal kebiasaan masyarakat dalam mobilitas
- Mengubah perilaku pelaku perjalanan
- Meningkatkan jumlah armada transportasi umum dan prasarana
Menurut Kemenhub, keberagaman transportasi umum dapat mengurangi dampak kemacetan di jalan dan polusi di sebuah kota.
Maka dari itu, mari memilih untuk menaiki transportasi umum!
Terima kasih sudah membaca tulisan saya!
Kalau kalian ada pengalaman tak terlupakan tentang menaiki transportasi umum di kota kalian, sila cerita di kolom komentar!


Pernah jalan jalan dikota sendiri sambil naik bus trans dari terminal dekat rumah terus keterminal selanjutnya lalu langsung pulang kerumah lagi
BalasHapus