Semakin Tinggi Berdiri, Empati Harus Juga Mengikuti


Tanggal 16 Maret 2025 kemarin merupakan hari pertama Formula 1 di tahun 2025 dimulai. Melbourne selalu menjadi kota pertama untuk kompetisi mobil balap tersebut. 

Salah satu daya tarik di Formula 1 pada tahun ini adalah ada 6 pembalap muda (rookie) ikut dalam kompetisi. Isack Hadjar merupakan salah satunya. 

Pembalap muda berasal dari Perancis ini menjadi pembalap kedua di tim bernama Visa Cash App RB, menemani pembalap pertama bernama Yuki Tsunoda.

Sayangnya, mobil Isack tiba-tiba berfungsi tidak maksimal dan menabrak dinding. Dampak tabrakan sangat terlihat. Sebagian badan mobil ringsek. 

Saat Isack berjalan menuju tempat tim nya (paddock), dia terlihat sangat terpukul. 

Momen terbaik muncul ketika ayah dari pembalap Lewis Hamilton mendatangi Isack dan memeluknya. Beliau tampak seperti seorang ayah yang menenangkan anaknya kala sang anak sedih karena tak bisa lagi mengikuti kompetisi balap.

Sir Anthony Lewis melakukan hal yang seharusnya dilakukan.

Mengajarkan bahwa tak apa bila seorang pembalap bersedih akan hal buruk yang menimpanya. 

Tak apa juga bagi seorang lelaki untuk menangis.

Komentar menyedihkan justru datang dari Helmut Marko yang mengatakan Isack Hadjar melakukan hal yang "menyedihkan". 

Mengapa menyedihkan?

Karena komentar tersebut menunjukkan betapa rendah tingkat empati yang dimiliki beliau. 

Orang-orang seperti beliau perlu tahu bahwa di jaman yang sudah berubah ini, rasa empati sudah menjadi kesadaran bagi orang. Terutama saat melihat lelaki merasakan kesedihan dan menangis.

Sudah saatnya meninggalkan pola pikir kalau lelaki tak boleh menangis. 

Lelaki jugalah seorang manusia yang diciptakan oleh Tuhan.


Tetap semangat, Isack Hadjar!


Bagaimana pendapat kalian tentang lelaki yang mudah untuk mengungkapkan rasa sedih nya? Sila tulis di komentar.


Terima kasih sudah membaca!


Komentar

  1. Setuju banget Ka, namanya manusia pasti berekspresi dong. Pilihan dia mau berekspresi seperti apa selama ga merugikan orang lain. Itulah pentingnya kita memandang orang lain selayaknya insan manusia yaa :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer